Rabu, 22 Agustus 2012

Penyakit Lupus dan Gejala-gejalanya


Sepertinya jarang kita mendengar tentang penyakit lupus, sebelumnya apakah teman-teman sekalian sudah mengetahui apakah penyakit lupus itu ? kalau belum saya akan berbagi informasi mengenai penyakit lupus. Penyakit Lupus merupakan penyakit autoimun kronis yang dapat menyerang hampir seluruh organ/sistem tubuh berupa reaksi radang dan dapat mengancam jiwa. Penyandang penyakit Lupus harus mengkonsumsi berbagai obat dalam jangka waktu yang lama bahkan seumur hidupnya karena lupus. Sepertinya dari pengertian penyakit tersebut sih cukup membahayakan. Penyakit lupus ini teman-teman justru kebanyakaan diderita wanita usia produktif sampai usia 50 tahun sekalipun ada juga pria yang mengalaminya. Oleh karena itu dianggap diduga penyakit lupus ini berhubungan dengan hormon estrogen. 

Nah sekarang yang menjadi pertanyaan adalah, apa gejala-gejala penyakit lupus itu sendiri. Saya sendiri mencoba mencari informasi tentang gejala-gejala penyakit lupus. Gejala-gejala penyakit Lupus dikenal sebagai Lupus Eritomatosus Sistemik (LES). Eritomatosus artinya kemerahan. sedangkan sistemik bermakna menyebar luas keberbagai organ tubuh. Nah untuk lebih lengkapnya beberapa gejala-gejala penyakit lupus antara lain :

  • Kulit yang mudah gosong  akibat sinar matahari serta timbulnya gangguan pencernaan.
  • Gejala umum penderita penyakit lupus sering merasa lemah, kelelahan yang berlebihan, demam dan pegal-  pegal.  Gejala ini terutama didapatkan pada masa aktif, sedangkan pada masa remisi (nonaktif) menghilang.
  • Pada kulit, akan muncul ruam merah yang membentang di kedua pipi, mirip kupu-kupu. Namun ruam merah menyerupai cakram bisa muncul di kulit seluruh tubuh, menonjol dan kadang-kadang bersisik. Melihat banyaknya gejala penyakit lupus ini, maka wanita yang sudah terserang dua atau lebih gejala saja, harus dicurigai mengidap penyakit lupus.
  • Anemia yang diakibatkan oleh sel-sel darah merah yang dihancurkan oleh penyakit lupus ini
  • Rambut yang sering rontok dan rasa lelah yang berlebihan
Nah teman-teman kalau kamu mungkin ada mengalami gejala-gejala seperti di atas, alangkah baiknya teman-teman periksa ke dokter atau ke puskesmas terdekat. Semoga informasi ini berguna untuk kamu.

Penyakit Paru-paru dan gejala-gejalanya


Paru-paru, setiap manusia tentu memiliki paru-paru, Paru-paru adalah salah satu organ pada sistem pernapasan yang berfungsi sebagai tempat bertukarnya oksigen dari udara yang menggantikan karbondioksida di dalam darah. Proses ini dinamakan sebagai respirasi dengan menggunakan bantuan haemoglobin sebagai pengikat oksigen. Setelah O2 didalam darah diikat oleh hemoglobin, selanjutnya dialirkan ke seluruh tubuh. Tahu kah kamu, berapa manusia memiliki paru-paru ? Manusia memiliki dua Paru-paru. Sebelah kiri terbagi oleh 2 bagian dan sebelah kanan terbagi menjadi 3 bagian.  Secara umum letak paru-paru manusia terletak di bawah tulang rusuk.

Jika kita sudah mengetahui fungsi dari paru-paru, maka kita bisa mengartikan bahwa, penyakit paru-paru adalah penyakit yang menyebabkan gangguan fungsi kerja paru-paru. Penyakit paru-paru ini biasanya disebabkan oleh bakteri atau juga perilaku seseorang terkait gaya hidupnya. Salah satunya adalah kebiasaan merokok yang merupakan penyumbang terbesar bagi penyebab terjadinya penyakit paru-paru tersebut. Nah sekarang bagaimana misalnya bagi oarang yang bukan perokok ? Bagi orang yang tidak merokok pun bukan jaminan mereka akan terhindar dari penyakit paru-paru. Sebab, dengan menjadi perokok pasif di lingkungan para perokok, justru resiko terkena gangguan penyakit paru-paru lebih besar daripada sang perokok itu sendiri. Oleh karena itu alanhkah baiknya kita berusaha untuk menghindar dari asap rokok, tentunya yang paling aman adalah kita tidak mendekati dengan orang-orang yang lagi merokok.
Setiap penyakit tentu memiliki gejala-gejalanya, nah apakah kamu sudah mengetahui gejala-gejala dari penyakit paru-paru ?  Gejala Penyakit Paru-Paru paling umum yang ditemui pada penderita penyakit paru-paru adalah:
  • Batuk yang terus menerus atau menjadi hebat.
  • Dahak berdarah, berubah warna dan makin banyak.
  • Napas sesak dan pendek-pendek.
  • Sakit kepala, nyeri atau retak tulang dengan sebab yang tidak jelas.
  • Kelelahan kronis
  • Kehilangan selara makan atau turunnya berat badan tanpa sebab yang jelas.
  • Suara serak/parau.
  • Pembengkakan di wajah atau leher 
Salah satu upaya yang signifikan agar terhindar dari penyakit paru-paru adalah dengan tidak merokok, sebab sudah kita ketahui bersama bahwa merokok sangatlah tidak baik untuk kesehatan paru-paru kita.

Selasa, 21 Agustus 2012

Penyakit Pada Tulang dan Kelainannya

Mendengar kata tulang, pasti dari kita akan langsung berpikiran sesuatu benda yang keras. Ya, betul sekali yang namanya tulang manusia itu keras. Ketika manusia mati dan dikubur, pastilah bagian yang tidak hancur “dimakan” tanah adalah tulang. Seperti yang kita ketahui Tulang adalah jaringan yang tersusun oleh sel dan didominasi oleh matrix kolagen ekstraselular (type I collagen) yang disebut sebagai osteoid. Osteoid ini termineralisasi oleh deposit kalsium hydroxyapatite, sehingga tulang menjadi kaku dan kuat.  Atau juga kita katakan  Tulang atau kerangka adalah penopang tubuh Vertebrata. Tanpa tulang, pasti tubuh kita tidak bisa tegak berdiri. Tulang mulai terbentuk sejak bayi dalam kandungan, berlangsung terus sampai dekade kedua dalam susunan yang teratur. Nah teman-teman tentu bisa dibayangkan apa jadinya jika kita tidak mempunyai tulang. 

Berikut ini adalah Beberapa Penyakit tulang, antara lain :

1. Osteoporosis
Yaitu suatu penyakit yang menyebabkan tingkat kepadatan tulang menurun. Osteoporosis menggerogoti kekuatan tulang trabecular sehingga kekuatannya berkurang drastis, juga tulang cortical menipis dan secara keseluruhan tulang akan mudah patah. Penyakit ini mengintai orang yang sudah lanjut dan wanita yang memasuki masa menopause.

2. Osteomalacia
Penyakit ini mengakibatkan tulang menjadi lunglai diakibatkan kekurangan vitamin D atau kesalahan metabolisme di dalam tubuh. Sama halnya dengan Osteoporosis, osteomalacia juga berpotensi membuat tulang cepat patah.

3. Rickets
Rickets sering dialami oleh anak-anak yang sedang tumbuh. Formasi tulang pada penderita rickets abnormal, yaitu terjadi penumpukan kalsium di dalam tulang karena terlalu banyak mengonsumsi susu berkalsium atau akibat radiasi sinar matahari.

4. Osteomyelitis
Infeksi ini menyerang tulang dan diakibatkan oleh bacterimia, atau sepsis, yang menyebar dan mengurangi kekuatan tulang.

Ada manusia yang memiliki kelainan pada tulang, kelainan pada tulang tersebut antara lain :

1. Kiposis / Kyphosis
Kiposis adalah suatu gangguan pada tulang belakang di mana tulang belakang melengkung ke depan yang mengakibatkan penderita menjadi terlihat bongkok.

2. Lordosis
Lordosis adalah suatu gangguan pada tulang belakang di mana tulang belakang melengkung ke belakang yang mengakibatkan penderita menjadi terlihat bongkok ke belakang.

3. Skoliosis / Scoliosis / Skeliosis
Skoliosis adalah suatu gangguan pada tulang belakang di mana tulang belakang melengkung ke samping baik kiri atau kanan yang membuat penderita bungkuk ke samping.

4. Sublubrikasi
Sublubrikasi adalah kelainan pada tulang belakang pada bagian leher yang menyebabkan kepala penderita gangguan tersebut berubah arah ke kiri atau ke kanan.

Penyakit ambeien dan Gejalanya


Penyakit ambeien, penyakit ini sudah tidak asing ditelinga kita tentunya. Penyakit ambeien adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh pembengkakan pembuluh darah yang terdapat di bagian bawah poros usus, baik di sebelah dalam maupun di sebelah luar lubang dubur. Bentuk dari penyakit ambeien ini sekilas mirip dengan bisul yang berwarna merah kebiruan. Penyakit ambeien ini dipicu oleh kurangnya konsumsi serat pada makanan yang kita makan. Nah jadi sangat dianjurkan untuk memakan makanan yang memiliki kandungan serat. Pola makan yang sehat setiap hari tentunya dapat mencegah dari penyakit ambeien.

Untuk gejala-gejala Penyakit ambeien antara lain :
  • Timbul rasa anas atau gatal di poros usus bagian bawah (dubur)
  • Muncul tonjolan / benjolan di sekeliling liang dubur
  • Sulit buang air besar
  • Merasakan sakit yang luar biasa saat buang air besar
  • Kadang terjadi pendarahan saat buang air besar
Kalau kita mengalami gejala-gejala tersebut, segeralah periksa kedokter.

Senin, 20 Agustus 2012

Penyakit Aids dan Gejala-gejalanya


Aids, tentu kata itu sering kita dengar, entah apakah itu di media elektronik atau pun media cetak. Penyakit Aids sangat terkenal diseluruh dunia, dan penyakit tersebut sangat ditakuti oleh manusia, tentu saja karena penyakit  tersebut sampai sekarang belum ada obat yang bisa menyembuhkan. Kata Aids sebenarnya adalah sebuah singkatan, yaitu Acquired Immunodeficiency Syndrome. AIDS dihasilkan dari infeksi melalui virus yang disebut HIV, yang merupakan singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. Virus inilah yang menginfeksi sel-sel penting dalam tubuh manusia yang disebut Sel T pembantu CD4 positif (CD4 +). Sel-sel CD4+ ini merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh yang melawan infeksi dan berbagai macam kanker.  Jadi penyakit Aids disebebkan oleh virus yang disebut HIV. Menjadi positif HIV atau memiliki penyakit HIV, itu tidak sama dengan memiliki AIDS. Banyak orang yang positif HIV tetapi tidak mendapatkan sakit selama bertahun-tahun. Sebagai penyakit HIV berkelanjutan, perlahan-lahan melemahkan sistem kekebalan tubuh.

Setiap penyakit tentu ada gejala-gejalanya, nah gejala yang tampak pada penderita penyakit AIDS diantaranya yaitu :

    • Saluran pernafasan. Penderita mengalami nafas pendek, henti nafas sejenak,batuk, nyeri dada dan demam seprti terserang infeksi virus lainnya (Pneumonia).Tidak jarang diagnosa pada stadium awal penyakit HIV AIDS diduga sebagai TBC.
    • Saluran Pencernaan. Penderita penyakit AIDS menampakkan tanda dan gejalaseperti hilangnya nafsu makan, mual dan muntah, kerap mengalami penyakit jamurpada rongga mulut dan kerongkongan, serta mengalami diarhea yang kronik.
    • Berat badan tubuh. Penderita mengalami hal yang disebut juga wasting syndrome,yaitu kehilangan berat badan tubuh hingga 10% dibawah normal karena gangguan padasistem protein dan energy didalam tubuh seperti yang dikenal sebagai Malnutrisitermasuk juga karena gangguan absorbsi/penyerapan makanan pada sistem pencernaanyang mengakibatkan diarhea kronik, kondisi letih dan lemah kurang bertenaga.
    • System Persyarafan. Terjadinya gangguan pada persyarafan central yangmengakibatkan kurang ingatan, sakit kepala, susah berkonsentrasi, sering tampakkebingungan dan respon anggota gerak melambat. Pada system persyarafan ujung(Peripheral) akan menimbulkan nyeri dan kesemutan pada telapak tangan dan kaki,reflek tendon yang kurang, selalu mengalami tensi darah rendah dan Impoten.
    • System Integument (Jaringan kulit). Penderita mengalami serangan virus cacarair (herpes simplex) atau carar api (herpes zoster) dan berbagai macam penyakitkulit yang menimbulkan rasa nyeri pada jaringan kulit. Lainnya adalah mengalamiinfeksi jaringan rambut pada kulit (Folliculities), kulit kering berbercak (kulitlapisan luar retak-retak) serta Eczema atau psoriasis.
    • Saluran kemih dan Reproduksi pada wanita. Penderita seringkali mengalamipenyakit jamur pada vagina, hal ini sebagai tanda awal terinfeksi virus HIV. Lukapada saluran kemih, menderita penyakit syphillis dan dibandingkan Pria maka wanitalebih banyak jumlahnya yang menderita penyakit cacar. Lainnya adalah penderitaAIDS wanita banyak yang mengalami peradangan rongga (tulang) pelvic dikenalsebagai istilah pelvic inflammatory disease (PID) dan mengalami masa haid yang  tidak  teratur (abnormal).
 Jika kita renungkan, sungguh lah berbahaya penyakit ini, tentu slogan  “mencegah lebih baik dari pada mengobati” sangat berarti kita terapkan, untuk penyakit Aids ada beberapa hal-hal penyakit Aids yang disebabkan oleh Virus HIV tersebut dapat menular ke orang lain. Penularannya penyakit Aids dapat terjadi karena :  
  • Hubungan seks bebas baik itu heteroseksual maupun homoseksual . Di Amerika kasus Aids  lewat Seks, lebih rentan   menyerang komunitas  homo seksual.
  • Jarum suntik ( medis & Narkoba ) dan jarum penusuk ( tato, tindik & cukur ),
  • Transfusi darah.
  • Transfusi darah dari ODHA ( orang dengan hiv/aids),
  • Ibu ODHA ke anak yg dikandungnya.
Kalau kita sudah mengetahui cara penularan penyakit Aids, tentu saja langkah yang paling aman adalah kita berusaha untuk menjauhi hal-hal dominan yang paling rentan penularan penyakit Aids adalah tidak melakukan hubungan seks bebas baik itu heteroseksual maupun homoseksual dan jarum suntik yang biasanya digunakan untuk pesta narkoba.